Pengalaman kerja minimal 5 tahun di bidang pertambangan, khususnya mine planning/engineering.
Memahami proses operasional pertambangan dan konsep perencanaan tambang batubara.
Memiliki pengalaman dalam perencanaan tambang jangka panjang dan monitoring akurasi mine sequence.
Memahami RKAB, Rencana Reklamasi, dan Rencana Pascatambang.
Memahami contractor management, mine economics, dan safety culture.
Memiliki pengalaman/pengetahuan pada bidang Geotechnical, TARP/SSR, Drilling, Survey, dan Blasting.
Menguasai software perencanaan tambang, khususnya MineScape dan SPRY Scheduler.
Menguasai ArcGIS serta Microsoft Office, khususnya Excel dan PowerPoint.
Memiliki kemampuan analitis, komunikasi, presentasi, dan koordinasi yang baik.
Memiliki kemampuan leadership, integritas, dan disiplin yang baik.
Memiliki sertifikasi POM/POU dan memahami implementasi SMKP.
KJL Kelas II menjadi nilai tambah.
Bersedia bekerja di site.
Usia maksimal 35 tahun.
Menyusun perencanaan tambang jangka menengah dan jangka panjang sebagai acuan operasional dan sequence penambangan sesuai perizinan dan dokumen tambang.
Membuat dan mengevaluasi mine plan yang mencakup desain pit, waste dump, dan infrastruktur tambang sesuai target.
Melakukan review, analisis, dan optimalisasi perencanaan tambang berdasarkan data dan rencana penambangan.
Mengawasi pelaksanaan kegiatan penambangan serta mengevaluasi kesesuaian implementasi terhadap rencana tambang.
Memastikan pencapaian produksi batubara dari aspek kuantitas dan kualitas serta mengoptimalkan mining recovery.
Melakukan monitoring terhadap Section Geotech, Survey, dan Blasting.
Mengelola dan mengoordinasikan contractor management serta mengidentifikasi dan menangani permasalahan operasional.
Menyusun dan menyediakan data untuk kebutuhan pelaporan kepada pemerintah dan instansi terkait.
Menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB) tahunan departemen serta mendukung penerapan K3LH di seluruh aspek pekerjaan.
Job details are sourced from the employer's original posting.